Halaman

Photo by berkeliling.com
Photo by berkeliling.com


Gabutbanget.net-Bojonegoro merupakan kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Timur dengan letak yang langsung berbatasan dengan Blora, Tuban, Nganjuk dan Ngawi. Hal tersebut menjadikan kota yang mempunyai julukan kota migas ini layak dikunjungi sebab letaknya yang terbilang strategis. Kondisi topografi disana cenderung didominasi oleh wilayah perbukitan di sisi sebelah utara maupun selatan yang menjadi daya pikat menarik di kabupaten tersebut.


Salah satu contoh dari wisata di area perbukitan Bojonegoro adalah Negeri Diatas Angin. Objek wisata tersebut terbilang cukup populer. Pengunjung yang datang kesana dapat menikmati suguhan pemandangan yang indah. Panorama indah dengan didukung suasana asrii jauh dari hiruk pikuk perkotaan menambah nilai plus dan terhindar dari polusi. Inilah yang kemudian menjadi alasan para pelancong menyinggahkan kaki-Nya disana.


Sejarah singkat


Negeri Diatas Angin diyakini oleh masyarakat setempat dulunya merupakan tempat pertemuan sepasang kekasih dalam pelarian di saat terjadi iperang di zaman kerajaan Mataram dan Pajang. Dua kekasih tersebut adalah Raden Atas Aji dan Dewi Sekar Sari. Keduanya dikisahkan bermukim di lokasi Negeri Diatas Angin sampai dengan akhir hayatnya.


Sementara itu kondisi alam disekitarnya memang elok dan boleh menjadi daftar rujukan objek wisata alam Anda. Bahkan dari sepanjang perjalanan menuju lokasi, pengunjung yang datang akan disuguhii bentang pemandangan alam yang sangat memukau.


Disarankan bagi pengunjung untuk datang di pagi hari agar dapat menikmati sunrise yang indah. Atau bisa untuk bercamping di sana sambil mengeksplor Negeri Diatas Angin seluruhnya. Bagi para travellers dan pendaki gunung juga dapat melakukan kegiatan hiking.


Disana tersedia berbagai warung-warung kecil untuk memenuhi kebutuhan makan. Barangkali jika tidak mau repot maupun ingin berhemat bisa juga membawa bekal sendiri dari rumah. Tapi jangan lupakan bawa kantong kresek sebagai wadah tempat sampah biar keindahan alam-Nya juga terjaga serta terhindar dari sampah yang mengotori.


Lelah akan terbayar lunas begitu sampai diatas bukit menyaksikan bentang perbukitan dan alam yang masih hijau. Jangan lupakan membawa kamera untuk mengabadikan momen epic semacam ini.


Jarak


Negeri Diatas Angin mempunyai jarak sekitar 50 kilometer dari pusat kota Bojonegoro. Tepatnya berada di Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Untuk sampai kesana akan memakan waktu dua jam dari pusat kota, cara yang paling gampang menuju ke lokasi adalah bergabung dengan rombongan tour, menyewa kendaraan atau menggunakan transportasi pribadi. Rute jalan-Nya bisa dikatakan sudah bagus.


Tarif Masuk


Tiket masuk ke lokasi di jamin tidak bakal menguras kantong pengunjung. Di hari biasa yakni Senin sampai dengan Jum'at hanya dikenakan besaran tarif masuk Rp. 3000.-


Dan jika berkunjung di hari Sabtu cuma dikenakan tarif sebesar Rp. 5000.- sedangkan khusus di hari Minggu dan hari-hari libur nasional pengunjung dikenakan biaya masuk Rp. 6000.- per orang-Nya. Dengan harga tiket yang murah pengunjung sudah bebas leluasa menikmati pemandangan Negeri Diatas Angin sepuasnya.

Negeri Diatas Angin, Suguhkan Pesona Alam Bojonegoro

Photo by berkeliling.com
Photo by berkeliling.com


Gabutbanget.net-Bojonegoro merupakan kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Timur dengan letak yang langsung berbatasan dengan Blora, Tuban, Nganjuk dan Ngawi. Hal tersebut menjadikan kota yang mempunyai julukan kota migas ini layak dikunjungi sebab letaknya yang terbilang strategis. Kondisi topografi disana cenderung didominasi oleh wilayah perbukitan di sisi sebelah utara maupun selatan yang menjadi daya pikat menarik di kabupaten tersebut.


Salah satu contoh dari wisata di area perbukitan Bojonegoro adalah Negeri Diatas Angin. Objek wisata tersebut terbilang cukup populer. Pengunjung yang datang kesana dapat menikmati suguhan pemandangan yang indah. Panorama indah dengan didukung suasana asrii jauh dari hiruk pikuk perkotaan menambah nilai plus dan terhindar dari polusi. Inilah yang kemudian menjadi alasan para pelancong menyinggahkan kaki-Nya disana.


Sejarah singkat


Negeri Diatas Angin diyakini oleh masyarakat setempat dulunya merupakan tempat pertemuan sepasang kekasih dalam pelarian di saat terjadi iperang di zaman kerajaan Mataram dan Pajang. Dua kekasih tersebut adalah Raden Atas Aji dan Dewi Sekar Sari. Keduanya dikisahkan bermukim di lokasi Negeri Diatas Angin sampai dengan akhir hayatnya.


Sementara itu kondisi alam disekitarnya memang elok dan boleh menjadi daftar rujukan objek wisata alam Anda. Bahkan dari sepanjang perjalanan menuju lokasi, pengunjung yang datang akan disuguhii bentang pemandangan alam yang sangat memukau.


Disarankan bagi pengunjung untuk datang di pagi hari agar dapat menikmati sunrise yang indah. Atau bisa untuk bercamping di sana sambil mengeksplor Negeri Diatas Angin seluruhnya. Bagi para travellers dan pendaki gunung juga dapat melakukan kegiatan hiking.


Disana tersedia berbagai warung-warung kecil untuk memenuhi kebutuhan makan. Barangkali jika tidak mau repot maupun ingin berhemat bisa juga membawa bekal sendiri dari rumah. Tapi jangan lupakan bawa kantong kresek sebagai wadah tempat sampah biar keindahan alam-Nya juga terjaga serta terhindar dari sampah yang mengotori.


Lelah akan terbayar lunas begitu sampai diatas bukit menyaksikan bentang perbukitan dan alam yang masih hijau. Jangan lupakan membawa kamera untuk mengabadikan momen epic semacam ini.


Jarak


Negeri Diatas Angin mempunyai jarak sekitar 50 kilometer dari pusat kota Bojonegoro. Tepatnya berada di Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Untuk sampai kesana akan memakan waktu dua jam dari pusat kota, cara yang paling gampang menuju ke lokasi adalah bergabung dengan rombongan tour, menyewa kendaraan atau menggunakan transportasi pribadi. Rute jalan-Nya bisa dikatakan sudah bagus.


Tarif Masuk


Tiket masuk ke lokasi di jamin tidak bakal menguras kantong pengunjung. Di hari biasa yakni Senin sampai dengan Jum'at hanya dikenakan besaran tarif masuk Rp. 3000.-


Dan jika berkunjung di hari Sabtu cuma dikenakan tarif sebesar Rp. 5000.- sedangkan khusus di hari Minggu dan hari-hari libur nasional pengunjung dikenakan biaya masuk Rp. 6000.- per orang-Nya. Dengan harga tiket yang murah pengunjung sudah bebas leluasa menikmati pemandangan Negeri Diatas Angin sepuasnya.