Halaman

sumber gambar ksmtour.com
sumber gambar ksmtour.com

Gabutbanget.net-Banyuwangi merupakan salah satu daerah yang ada di Indonesia yang menyimpan segudang wisata alam yang mengagumkan. Salah satu diantaranya adalah Kawah Ijen. Destinasi tersebut sebeutulnya merupakan kawah dari Gunung Ijen yang memiliki panorama indah serta dapat dikunjungi sebagai objek wisata pegunungan. 

Kawah Ijen masuk dalam bagian dari cagar alam Wisata Ijen, secara adminsitratif Kawah Ijen terletak diantara dua wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso. Mempunyai ketinggian 2.368 meter di atas permukaan laut, memiliki luas kawah 20 kilo meter dengan dikelilingi dinding kaldera setinggi 300-500 meter. 

Kandungan asam dekat kawah mendekati nol dengan suhu mencapai 200 derajat celcius. Ini artinya air kawah cukup bisa untuk meleburkan pakaian bahkan tubuh manusia sekaligus dalam waktu yang relatif cukup singkat. Tapi, tenang saja selama Anda masih berada di batas aman, Kawah Ijen tidak berbahaya.

Pada tahun 2016 lalu, Unesco menetapkan Kawah Ijen sebagai cagar biosfir. Maka sudah tidak perlu diragukan lagi tentang keindahan yang ditawarkan ketika mengunjunginya. Secara umum, Kawah Ijen adalah sebuah danau di atas Gunung Ijen. Kawah tersebut lah yang kemudian dipenuhi oleh air sehingga membuat danau kawah yang begitu menakjubkan. Menariknya lagi, kawah ini berada tepat di tengah kaldera terluas di Pulau Jawa dengan memiliki diameter 6 kilo meter. Untuk ukuran kawahnya sendiri memilki luas sekitar 960 meter x 600 meter dengan kedalaman mencapai 200 meter. 

Tidak perlu diragukan lagi keindahan alam Kawah Ijen. Air di danau kawah berwarna kebiruan ditambah lagi kabut dan asap belerang kian semakin mempesona. Udara disana dingin memiliki suhu 10 derajat celcius. Ini juga akan menambah sensasi tersendiri bagi para pengunjung. Ragam tanaman yang cuma bisa ditemukan di dataran tinggi juga dapat ditemukan disana, misalnya seperti Bunga Edelweis dan Cemara Gunung.

Ketika disana, jangan lewatkan pula pesona saat matahari mulai menyinari kawasan Kawah Ijen. Keindahan danau kawah akan semakin terlihat indah saat sinar matahari tersebut menyinari air danau yang kemudian memantul.

Di sekitaran lereng Kawah Ijen, terhampar begitu banyak pohon Manisrejo (cantiqi) yang memiliki daun berwarna kemerahan, batuan dinding kawah berwarna belerang yakni kuning keemasan, hal-hal inilah yang membuat panorama alam disana begitu mengesankan untuk dinikmati sambil melepas penat dari keseharian.

Terdapat fenomena blue fire yang juga tidak boleh Anda lewatkan. Blue Fire ini adalah api biru yang muncul di tengah-tengah sulphur. Fenomena ini cuma bisa dinikmati pada dini hari menjelang pagi, kira-kira sekitar pukul 05:00 WIB. Di dunia, fenomena Blue Fire ini hanya ada dua, selain di Kawah Ijen, fenomena ini dapat ditemui di Islandia. Olehnya, Blue Fire begitu sangat ditunggu dan diburu oleh pengunjung, khusunya turis asing. 

Tips Berkunjung ke Wisata Ijen 

Seperti disinggung sebelumnya, bahwa Kawah Ijen merupakan bagian dari Gunung Ijen. Layaknya jika berkunjung ke destinasi gunung lainnya, kamu harus mempersiapkan berbagai hal untuk menunjang aktivitas kamu ketika berkunjung ke Kawah Ijen. 

1. Membawa bekal untuk persedian dan menambah stamina tubuh
2. Bawa bekal air minum untuk antisipasi rasa haus
3. Membawa masker agar tidak menghirup bau belereng yang begitu menyengat. Jika kelupaan, kamu juga bisa menyewanya di sekitar Kawah Ijen dengan harga Rp. 30.000.-
4. Bawa senter atau headlamp, jika melakukan pendakian di malam hari
5. Gunakan pakaian hangat untuk meminamilisir hawa dingin
6. Gunakan sepatu atau sandal khusus untuk jalan kaki 

Lokasi Kawah Ijen 

Kawah Ijen, terletak di antara perbatasan Bondowoso dan Banyuwangi. Tarif  yang dipatok Rp. 3000.- untuk wisatawan lokal di Dusun Jambu, Desa Tamansari, Kecamatan Licin. Jika memlilih mendaki dari Paltuding, maka tarif masuk bagi wisatawan lokal Rp. 5.000.- pada hari kerja dan Rp. 7.500.- saat hari libur. Bagi wisatawan luar negeri dikenai tarif masuk sebesar Rp. 100. 000.- pada hari kerja dan Rp. 150. 000.- di saat hari libur. 

Wisata Sekitar Kawah Ijen

Ketika berkunjung ke Kawah Ijen, Anda juga dapat mengunjungi destinasi wisata lainnya yang terletak di sekitar Kawah Ijen. Tempat wisatanya banyak di dominasi wisata air terjun. Berikut beberapa pilihan destinasi wisata di sekitar Kawah Ijen yang bisa kamu jadikan rujukan.

Air Terjun Blawan

Letak dari Air Terjun Blawan berada di area pemandian air panas, tepatnya di Desa Kalianyar, Kecamatan Sempol, Bondowoso. Sumber air terjun ini, bersumber dari Kawah Ijen secara langsung sehingga mengandung kadar belerang yang cukup tinggi. Kamu bisa mengunjunginya setelah dari Kawah Ijen, karena letaknya yang tidak jauh.

Air Terjun Kampung Anyar 

Lokasi Air Terjun Kampung Anyar berada di Kampung Anyar, Desa Taman Suruh, Kecamatan Glagah. Air Terjun Kampung Anyar merupakan nama untuk tiga air terjun yang terdapat di di Kampung Anyar. Ketiga air terjun tersebut diantaranya adalah Air Terjun Jagir, Air Terjun Sumber Pawon, serta Air Terjun Bidadari.

Air Terjun Kalibendo

Masih terletak di Kampung Anyar, air terjun lainnya yang bisa kamu kunjungi selanjutnya adalah Air Terjun Kalibendo. Disini, kamu akan mendapatkan kesegaran udara yang masih asri. Air Terjun Kalibendo memiliki ketinggian mencapai 10 meter.

Air Terjun Kali Pait

Terletak lebih dekat dengan Kawah Ijen, kamu bisa mengunjungi Air Terjun Kali Pait yang tak kalah indahnya dari wisata lainnya yang berada di sekitar Kawah Ijen. Air terjun ini berbeda dengan air terjun pada umumnya. Hal ini disebabkan karena air yang mengalir di sini berasal dari Air Terjun Blawan yang mengandung belerang. Air Terjun Kali Pait terdapat banyak bebatuan yang menghiasi dan akan semakin menambah keindahannya.

Menikmati Kawah Ijen Dengan Blue Fire yang Mempesona

sumber gambar ksmtour.com
sumber gambar ksmtour.com

Gabutbanget.net-Banyuwangi merupakan salah satu daerah yang ada di Indonesia yang menyimpan segudang wisata alam yang mengagumkan. Salah satu diantaranya adalah Kawah Ijen. Destinasi tersebut sebeutulnya merupakan kawah dari Gunung Ijen yang memiliki panorama indah serta dapat dikunjungi sebagai objek wisata pegunungan. 

Kawah Ijen masuk dalam bagian dari cagar alam Wisata Ijen, secara adminsitratif Kawah Ijen terletak diantara dua wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso. Mempunyai ketinggian 2.368 meter di atas permukaan laut, memiliki luas kawah 20 kilo meter dengan dikelilingi dinding kaldera setinggi 300-500 meter. 

Kandungan asam dekat kawah mendekati nol dengan suhu mencapai 200 derajat celcius. Ini artinya air kawah cukup bisa untuk meleburkan pakaian bahkan tubuh manusia sekaligus dalam waktu yang relatif cukup singkat. Tapi, tenang saja selama Anda masih berada di batas aman, Kawah Ijen tidak berbahaya.

Pada tahun 2016 lalu, Unesco menetapkan Kawah Ijen sebagai cagar biosfir. Maka sudah tidak perlu diragukan lagi tentang keindahan yang ditawarkan ketika mengunjunginya. Secara umum, Kawah Ijen adalah sebuah danau di atas Gunung Ijen. Kawah tersebut lah yang kemudian dipenuhi oleh air sehingga membuat danau kawah yang begitu menakjubkan. Menariknya lagi, kawah ini berada tepat di tengah kaldera terluas di Pulau Jawa dengan memiliki diameter 6 kilo meter. Untuk ukuran kawahnya sendiri memilki luas sekitar 960 meter x 600 meter dengan kedalaman mencapai 200 meter. 

Tidak perlu diragukan lagi keindahan alam Kawah Ijen. Air di danau kawah berwarna kebiruan ditambah lagi kabut dan asap belerang kian semakin mempesona. Udara disana dingin memiliki suhu 10 derajat celcius. Ini juga akan menambah sensasi tersendiri bagi para pengunjung. Ragam tanaman yang cuma bisa ditemukan di dataran tinggi juga dapat ditemukan disana, misalnya seperti Bunga Edelweis dan Cemara Gunung.

Ketika disana, jangan lewatkan pula pesona saat matahari mulai menyinari kawasan Kawah Ijen. Keindahan danau kawah akan semakin terlihat indah saat sinar matahari tersebut menyinari air danau yang kemudian memantul.

Di sekitaran lereng Kawah Ijen, terhampar begitu banyak pohon Manisrejo (cantiqi) yang memiliki daun berwarna kemerahan, batuan dinding kawah berwarna belerang yakni kuning keemasan, hal-hal inilah yang membuat panorama alam disana begitu mengesankan untuk dinikmati sambil melepas penat dari keseharian.

Terdapat fenomena blue fire yang juga tidak boleh Anda lewatkan. Blue Fire ini adalah api biru yang muncul di tengah-tengah sulphur. Fenomena ini cuma bisa dinikmati pada dini hari menjelang pagi, kira-kira sekitar pukul 05:00 WIB. Di dunia, fenomena Blue Fire ini hanya ada dua, selain di Kawah Ijen, fenomena ini dapat ditemui di Islandia. Olehnya, Blue Fire begitu sangat ditunggu dan diburu oleh pengunjung, khusunya turis asing. 

Tips Berkunjung ke Wisata Ijen 

Seperti disinggung sebelumnya, bahwa Kawah Ijen merupakan bagian dari Gunung Ijen. Layaknya jika berkunjung ke destinasi gunung lainnya, kamu harus mempersiapkan berbagai hal untuk menunjang aktivitas kamu ketika berkunjung ke Kawah Ijen. 

1. Membawa bekal untuk persedian dan menambah stamina tubuh
2. Bawa bekal air minum untuk antisipasi rasa haus
3. Membawa masker agar tidak menghirup bau belereng yang begitu menyengat. Jika kelupaan, kamu juga bisa menyewanya di sekitar Kawah Ijen dengan harga Rp. 30.000.-
4. Bawa senter atau headlamp, jika melakukan pendakian di malam hari
5. Gunakan pakaian hangat untuk meminamilisir hawa dingin
6. Gunakan sepatu atau sandal khusus untuk jalan kaki 

Lokasi Kawah Ijen 

Kawah Ijen, terletak di antara perbatasan Bondowoso dan Banyuwangi. Tarif  yang dipatok Rp. 3000.- untuk wisatawan lokal di Dusun Jambu, Desa Tamansari, Kecamatan Licin. Jika memlilih mendaki dari Paltuding, maka tarif masuk bagi wisatawan lokal Rp. 5.000.- pada hari kerja dan Rp. 7.500.- saat hari libur. Bagi wisatawan luar negeri dikenai tarif masuk sebesar Rp. 100. 000.- pada hari kerja dan Rp. 150. 000.- di saat hari libur. 

Wisata Sekitar Kawah Ijen

Ketika berkunjung ke Kawah Ijen, Anda juga dapat mengunjungi destinasi wisata lainnya yang terletak di sekitar Kawah Ijen. Tempat wisatanya banyak di dominasi wisata air terjun. Berikut beberapa pilihan destinasi wisata di sekitar Kawah Ijen yang bisa kamu jadikan rujukan.

Air Terjun Blawan

Letak dari Air Terjun Blawan berada di area pemandian air panas, tepatnya di Desa Kalianyar, Kecamatan Sempol, Bondowoso. Sumber air terjun ini, bersumber dari Kawah Ijen secara langsung sehingga mengandung kadar belerang yang cukup tinggi. Kamu bisa mengunjunginya setelah dari Kawah Ijen, karena letaknya yang tidak jauh.

Air Terjun Kampung Anyar 

Lokasi Air Terjun Kampung Anyar berada di Kampung Anyar, Desa Taman Suruh, Kecamatan Glagah. Air Terjun Kampung Anyar merupakan nama untuk tiga air terjun yang terdapat di di Kampung Anyar. Ketiga air terjun tersebut diantaranya adalah Air Terjun Jagir, Air Terjun Sumber Pawon, serta Air Terjun Bidadari.

Air Terjun Kalibendo

Masih terletak di Kampung Anyar, air terjun lainnya yang bisa kamu kunjungi selanjutnya adalah Air Terjun Kalibendo. Disini, kamu akan mendapatkan kesegaran udara yang masih asri. Air Terjun Kalibendo memiliki ketinggian mencapai 10 meter.

Air Terjun Kali Pait

Terletak lebih dekat dengan Kawah Ijen, kamu bisa mengunjungi Air Terjun Kali Pait yang tak kalah indahnya dari wisata lainnya yang berada di sekitar Kawah Ijen. Air terjun ini berbeda dengan air terjun pada umumnya. Hal ini disebabkan karena air yang mengalir di sini berasal dari Air Terjun Blawan yang mengandung belerang. Air Terjun Kali Pait terdapat banyak bebatuan yang menghiasi dan akan semakin menambah keindahannya.